Gorengan merupakan salah satu camilan favorit masyarakat Indonesia. Mulai dari bakwan, tempe goreng, tahu isi, hingga pisang goreng sering menjadi pilihan untuk menemani waktu santai. Namun banyak orang yang mengeluhkan gorengan yang terlalu berminyak sehingga terasa kurang enak dan kurang sehat. Oleh karena itu, mengetahui cara membuat gorengan tidak berminyak menjadi hal penting agar hasil gorengan tetap renyah, lezat, dan lebih nyaman dikonsumsi.
Gorengan yang terlalu banyak menyerap minyak biasanya disebabkan oleh beberapa faktor, seperti suhu minyak yang tidak tepat, adonan yang terlalu encer, hingga teknik penggorengan yang kurang benar. Dengan teknik yang tepat, Anda bisa menghasilkan gorengan yang lebih kering dan renyah.
Memilih Minyak Goreng yang Berkualitas
Langkah pertama dalam cara membuat gorengan tidak berminyak adalah memilih minyak goreng yang berkualitas. Gunakan minyak yang masih baru atau belum terlalu sering dipakai. Minyak yang sudah digunakan berulang kali biasanya menjadi lebih kental dan membuat makanan menyerap lebih banyak minyak.
Selain itu, gunakan minyak dalam jumlah yang cukup agar bahan makanan bisa terendam saat digoreng. Teknik ini sering disebut deep fried dan dapat membantu makanan matang merata sekaligus mengurangi penyerapan minyak berlebih.
Mengatur Suhu Minyak dengan Tepat
Suhu minyak sangat mempengaruhi hasil gorengan. Jika minyak terlalu dingin, bahan makanan akan menyerap minyak lebih banyak sebelum matang. Sebaliknya, jika minyak terlalu panas, bagian luar makanan akan cepat matang sementara bagian dalam belum matang.
Suhu ideal untuk menggoreng biasanya berada di kisaran 170–180 derajat Celcius. Jika tidak memiliki termometer dapur, Anda bisa mencoba memasukkan sedikit adonan ke dalam minyak. Jika adonan langsung naik ke permukaan dan berbuih, berarti minyak sudah cukup panas untuk digunakan.
Gunakan Adonan yang Tepat
Tekstur adonan juga mempengaruhi hasil gorengan. Adonan yang terlalu encer akan membuat lapisan gorengan tipis dan mudah menyerap minyak. Sebaliknya, adonan yang sedikit lebih kental dapat membentuk lapisan yang melindungi bahan makanan dari minyak berlebih.
Anda juga bisa menambahkan sedikit tepung beras atau tepung maizena ke dalam adonan. Bahan kedua ini membantu menciptakan tekstur gorengan yang lebih renyah dan tidak terlalu berminyak.
Jangan Terlalu Banyak Menggoreng Sekaligus
Kesalahan yang sering dilakukan saat menggoreng adalah memasukkan terlalu banyak bahan sekaligus ke dalam wajan. Hal ini dapat menurunkan suhu minyak secara drastis dan membuat gorengan menjadi lebih berminyak.
Tiriskan Gorengan dengan Benar
Setelah gorengan matang, langkah selanjutnya adalah meniriskannya dengan benar. Banyak orang hanya menaruh gorengan di atas kertas minyak atau tisu dapur. Cara ini memang membantu, tetapi sering kali masih menyisakan minyak pada permukaan makanan.
Untuk hasil yang lebih maksimal, terutama pada produksi dalam jumlah besar, Anda bisa menggunakan mesin penisis minyak . Alat ini bekerja dengan sistem putaran sehingga minyak yang menempel pada gorengan dapat terlepas dengan cepat. Dengan begitu, gorengan menjadi lebih kering, renyah, dan terlihat lebih menarik.
Gunakan Rak Peniris atau Saringan
Selain menggunakan alat khusus, Anda juga bisa meniriskan gorengan dengan rak kawat atau saringan logam. letakkan gorengan di atas rak agar minyak bisa menetes ke bawah. Cara ini lebih efektif dibandingkan langsung menumpuk gorengan di piring.
Jika gorengan ditumpuk saat masih panas, uap air yang terbentuk bisa membuat teksturnya menjadi lembek. Oleh karena itu, beri jarak antar gorengan agar tetap renyah lebih lama.
Kesimpulan
Mengetahui cara membuat gorengan tidak berminyak sebenarnya tidak terlalu sulit jika Anda memahami teknik dasarnya. Mulai dari memilih minyak yang baik, menjaga suhu penggorengan, menggunakan adonan yang tepat, hingga meniriskan gorengan dengan benar dapat membantu menghasilkan gorengan yang lebih kering dan renyah.
Bagi pelaku usaha kuliner atau produksi gorengan dalam jumlah besar, penggunaan mesin peniris minyak juga sangat membantu untuk mengurangi kadar minyak pada makanan. Dengan teknik yang tepat serta dukungan peralatan yang sesuai, gorengan yang dihasilkan akan lebih berkualitas, renyah, dan tentunya lebih disukai konsumen.
